Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh

Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh – Kali ini situs jualobatsipilis.com akan mengulas tentang artikel kesehatan tentang Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh yang dikutip dari berbagai sumber. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Artikel Kesehatan Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh, Anda bisa menyimak Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh pada ulasan berikut ini.

TUBERKULOSIS paru (TB) yaitu penyakit infeksi pada saluran pernafasan yg disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini yaitu bakteri basil yg bersifat tahan asam sehingga seandainya seseorang sudah terinfeksi bakteri ini memerlukan waktu yg relatif lama bagi proses penyembuhannya. Kuman ini paling tidak jarang menginfeksi organ paru-paru.

Penyakit TBC sangat gampang menular melalui udara yg tercemar oleh bakteri Mycobacterium Tubeckulosa yg keluar saat penderita batuk atau bersin dan tanpa sengaja terhirup oleh orang-orang di sekitarnya. Tapi tak seluruh orang yg tanpa sengaja menghirup udara yg tercemar oleh bakteri tersebut mulai sakit penyakit TBC. Hal ini tergantung pada tingkat daya tahan tubuh seseorang.

Baca juga :  Gaya Hidup Sehat Cegah Obesitas Karyawan

Biasanya orang yg gampang tertular penyakit TBC adalah orang-orang yg memiliki daya tahan tubuh yg lemah serta orang yg kekurangan gizi. Selain itu lingkungan yg kurang baik juga mulai berdampak negatif buat orang-orang yg memiliki daya tahan tubuh yg lemah sehingga mereka dengan gampang terinfeksi kuman Mycobacterium tuberculosa.

Gejala TBC berupa demam yg timbul pada sore dan malam hari yg disertai dengan berkeringat, pegal-pegal, rasa lelah, nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, batuk berdahak ataupun batuk kering yg berlangsung selama lebih dari 2 sampai tiga minggu. Batuk juga terkadang mengeluarkan darah akibat perdarahan pada saluran napas.

Penderita TB harus diobati dan pengobatannya dikerjakan minimal 6 bulan bagi nonkomplikata. Pada awalnya, sekurang-kurangnya digunakan tiga obat, buat mencegah perkembangan strain dan resisten. Obat yg dianjurkan adalah rifampisin, pirazinamid, dan isozianid selama 2 bulan, diikuti rifampisin dan isoniazid selama 4 bulan.

Pencegahan TB dengan cara memberikan vaksinasi BCG secara rutin pada balita. Pasien juga harus diberitahu bahwa dia terdiagnosis TB bagi mencegah penyebaran. Lakukan pula kontak diskrining dengan tes Heaf. Jika tes ini memperlihatkan suatu risiko infeksi, maka radiografi dada dan tindak lanjut yg sesuai harus dijadwalkan.

Baca juga :  Vitamin D Cegah Kegemukan Balita

* Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, di bawah bimbingan dr Reza Aditya Digambiro, M Kes, M Ked (PA), Sp.PA.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
Demikian ulasan artikel megnenai Penularan TB Paru Tergantung Daya Tahan Tubuh harapan kami bisa bermanfaaat dan menambah wawasan pembaca tentang berbagai macam pengetahuan tentang kesehatan. Jangan lupa kunjungi terus jualobatsipilis.com untuk mendapatkan informasi terbaru tentang kesehatan setiap harinya.

Artikel Seputar Penyakit Kelamin