Stress Dapat Menyebabkan Rambut Rontok?

ANDA tentu tidak jarang mendengar bahwa stress adalah salah sesuatu penyebab mengapa rambut kalian rontok. Beberapa sumber menyampaikan bahwa itu hanyalah mitos. Namun, dua sumber lainnya mengatakan bahwa keduanya mampu berkaitan.

Mengutip laman mayoclinic.org, berikut ini tiga tipe rambut rontok yg disebabkan oleh stress.

1. Telogen effluvium

Pada telogen effluvium, stress yg cukup parah mendorong banyak folikel rambut ke dalam fase istirahat. Dalam sesuatu bulan bisa berakibat rambut akan rontok seandainya kami sedang menyisir atau keramas.

2. Trichotillomania

Trichotillomania adalah dorongan bagi merontokkan rambut dari kulit kepala, alis atau area di bagian tubuh lainnya. Kerontokan rambut yaitu cara tubuh merespon perasaan negatif dan tak nyaman, seperti stress, tekanan darah, kesepian, kebosanan, atau frustasi.

3. Alopecia areata

Berbagai jenis faktor bisa menjadi penyebab alopecia areata, termasuk faktor stress. Bersama dengan alopecia areata sistem imunitas tubuh menyerang folikel rambut yg akhirnya menyebabkan rambut lepas atau rontok.

Stress dan kerontokan rambut bukanlah satu yg permanen. Jika Anda bisa mengontrol stress Anda, maka persoalan kerontokan rambut Anda mampu berhenti, dan rambut pun kembali tumbuh.

Baca juga :  Sekilas Tentang Sindrom Asperger

* Chairunnisa Dhiee, Relawan Kesehatan RS Ibnu Sina, Jakarta.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Artikel Seputar Penyakit Kelamin